Jumat, 03 Juli 2009

Golden Boy

Golden boy bila diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah "Anak Emas".

Golden boy terjadi ketika tiga anak laki2 berteman menjadi sahabat dan akhirnya memutuskan untuk menjadi saudara.

Tiga anak laki2 itu adalah Ano, Adhi (saya) dan Ardi. Di Zaman sekarang susah sekali mencari teman yang dapat merasakan susah, sedih dan senang bersama2, namun kami sudah pernah mengalaminya bersama2. Kebanyakan teman itu akan selalu ada saat kita sedang senang dan ketika kita sedang mengalami musibah or ada kesusahan teman pasti akan meninggalkan kita, itulah yang tejadi.

Umur kami masing2 berbeda satu tahun, Ano (lahir tahun 1984), Adhi (lahir tahun 1985) dan Ardi (lahir tahun 1986). Kami mempunyai karakteristik yang berbeda dan sifat yang berbeda tapi kami bisa menjadi satu. Memang tidak mudah menjadi seperti sekarang ini dan kamipun tidak menyangka akan menjadi seperti ini padahal awal perkenalan kami diawali dengan pertengkaran maupun perkelahian.

Perjumpaan dengan Ano; Pertama kali saya kenal Ano karena sama2 menyukai seorang wanita (hehe.. ^_^), namun nasib saya lebih bagus sedikit daripada dia karena wanita tersebut lebih menyukai saya daripada Ano. (hehe.. Pisss..) Namun bodohnya saya setiap kejadian saya dengan wanita itu selalu saya ceritakan kepada Ano, mulai jalan2, nonton, makan dan sebagainya. Lama kelamaan Ano pun marah kepada saya dan akhirnya kami bertengkar (pada saat itu saya tidak tahu alasan Ano marah dengan saya). Setelah beberapa lama saya menyadari kesalahan saya dan sayapun minta maaf. Dan sialnya sayapun terkena batunya karena wanita itu sudah mempunyai pacar dan pacarnya marah kepada saya dan terjadilah pertengkaran yang dahsyat.. ^_^ Dan setelah kejadian itu pertemanan saya dengan Ano semakin dekat sampai saat ini.

Perjumpaan dengan Ardi; Pertama saya kenal Ardi karena saya bekerja di tempat yang sama. Ditempat kami bekerja untuk jam istirahat maupun makan harus saling bergantian dengan teman. Suatu hari saya nonstop belum makan sampai siang dan pada saat saya ingin makan siang Ardi terlebih dahulu meninggalkan saya dengan ijin mau makan dan saya mengalah. Namun sampai jam 1/2 1 (mendekati waktu pulang) Ardi belum juga muncul dan saya meminta tolong kepada teman saya untuk memanggilkan Ardi dan ternyata Ardi tidak mau karena ingin sekalian pulang. Karena perut sangat lapar dan emosi saya meningkat saya menghampiri Ardi dan berbicara dengannya dan kami berkelahi di dalam loker. Dan Ardi menyadari kesalahannya dan dia meminta maaf kepada saya. Namun setelah kejadian itu saya maupun Ardi menjadi lebih pengalah satu sama lain dan kami menjadi dekat sampai saat ini.

Karena saya, Ano dan Ardi bekerja di tempat yang sama maka kami sudah saling mengenal. Hari demi hari kami bertiga semakin dekat dan kami bertiga saling menerima kekurangan maupun kelebihan masing2.

Apakah kalian mempunyai sahabat yang seperti kami..? ^_^

2 komentar:

  1. kalah F4, moga langgeng deh persaudaraannya hehe..

    BalasHapus
  2. hahaha... luchu juga.... ternyata...

    -mil-

    BalasHapus