Selasa, 30 Juni 2009

Akuntansi/Accounting

Anda tahu pelajaran akuntansi..?

Sulitkah belajar akuntansi..?

Setelah saya selesai/lulus SMU tentunya saya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, namun saya bingung jurusan apa yang akan saya pilih. Awalnya saya ingin mengambil jurusan Management Informatika (MI), tetapi karena pada waktu di SMU saya mendapat kelas IPS maka untuk jurusan MI hanya bisa diambil s.d Diploma 3 (D3) setelah itu baru bisa melanjutkan ke Strata 1 (S1). Huff.. sayang banget...

Lalu saya di beri masukan oleh keluarga saya untuk mengambil jurusan akuntansi karena menurut mereka di masa yang akan datang seorang akuntan akan sangat dibutuhkan.

Pikir demi pikir sayapun memilih akuntansi untuk jurusan saya di perguruan tinggi dan saya memilih Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) untuk pembelajarannya.

Pada awal perkuliahan saya masih sulit mempelajari pelajaran akuntansi karena pada waktu di SMU saya tidak terlalu fokus. Dan alhamdulillah semua mata kuliah akuntansi saya mendapat nilai "C". Hehehehe... :-P

Namun setelah beberapa semester saya lewati saya melamar kerja di Kantor Akuntan Publik Zainal, Juhana & Rekan dan alhamdulillah saya diterima. (entah dilihat dari segi mana saya diterima.. ^_^)

Dan setelah saya bekerja di KAP saya mau tidak mau ya harus mau untuk mempelajari dan memperdalam pelajaran akuntansi, dan ternyata semua berjalan mulus di luar perkiraan. Saya mulai menyukai pelajaran akuntansi dan entah kenapa pelajaran akuntansi mulai mengasyikan. Itu karena setiap ada angka yang tidak balance saya mulai mencari kenapa angka tersebut tidak balance, saya mulai mencarinya dari kolong tempat tidur sampai halaman rumah dan ruang dapur. Hehe.. ^_^

Percaya tidak percaya ya harus percaya saya bertambah pintar dalam pelajaran akuntansi, mungkin sebabnya secara tidak sadar pada saat mencari angka yang tidak balance saya membuka buku dan memeriksa masing2 pos jurnal apakah angkanya sudah sesuai atau tidak dan semua buku yang saya buka (bukan buku komik yah..??!) dan pos2 jurnal yang saya periksa melekat dipikiran saya dan saya menguasainya.

Mungkin nasehat saya apabila anda ingin lebih memahami akuntansi dengan mudah mulailah mengerjakan soal2 latihan dengan bimbingan orang yang menguasai akuntansi tentunya, biar gak pusing sendirian.. :-) dan pasti saya yakin anda akan mengalami hal yang sama dengan saya..??!

ROMEO

Romeo adalah nama motor saya, saya memberikan nama Romeo karena awal keinginan saya membeli motor adalah untuk membonceng wanita. Hehe.. ^_^

Romeo sudah menjadi belahan hidup saya, pagi - siang - sore - malam dia selalu menemani saya kemanapun saya pergi dan dia selalu menunggu saya dalam keadaan apapun. Dia tidak pernah mengeluh, sabar dan sangat tangguh.

Romeo adalah kendaraan saya yang pertama dan saya membelinya sendiri dari hasil arisan keluarga di rumah. (kaya peyempuan ajah.. ^_^)

Sekarang Romeo menjadi kaki saya untuk mencari rejeki, apabila dia tidak ada saya tidak tahu apakah saya bisa mencari rejeki dengan baik karena jalanan ibukota selalu macet..cet..cet..cet.. Mungkin untuk orang jakarta macet merupakan hal biasa, tapi karena Romeo saya selalu datang tepat waktu ke kantor.

Saya bertekad akan selalu menyayangi, merawat serta menjaga Romeo saya dan saya juga tidak berkeinginan menjual Romeo dalam keadaan apapun.

Ada beberapa orang berkata bahwa kendaraan juga mempunyai jiwa dan saya termasuk orang yang percaya akan hal itu, Apakah kalian percaya..?
Karena terkadang saya selalu diselamatkan oleh Romeo.. :-P
I LOVE YOU ROMEO

Senin, 29 Juni 2009

LOVE

Cinta memang tidak dapat diungkapkan dengan kata2, cinta dapat membuat manusia menjadi bahagia, sedih, terluka dan dapat membuat manusia kehilangan akal sehat. Cinta... cinta... dan cinta...
Kehidupan kita akan semu apabila tidak ada cinta, tapi janganlah bermain dengan cinta apabila kamu belum siap untuk terluka. Karena terkadang cinta dapat membuat kita sangat sangat sangat terluka.
Langit - bumi, dingin - panas, matahari - bulan, gembira - sedih, surga - neraka, pria - wanita. Semua sudah di atur oleh Tuhan Yang Maha Esa, begitu juga dengan cinta. Cinta tak mengenal pria, wanita, tua, muda semua dapat merasakan cinta. Apakah kamu sudah merasakannya..? ^_^
Apabila seseorang sedang jatuh cinta, alangkah bahagia rasanya. Sakit, lapar, haus semuanya sudah tidak dirasakan lagi. Orang tersebut akan merasa orang yang paling bahagia di dunia. Apakah benar..?
Namun apabila seseorang sedang putus cinta, hidup seperti tidak ada gunanya. Harta, kemewahan, kekuasaan semua sudah tidak ada artinya. Yang dirasakan hanyalah kesedihan dan kehancuran. Apakah benar..?